Cara Menngunakan Putty Pada OS Windows

Mengenal Putty dan Download Putty Versi Terbaru

Sebelum kita membahas Cara Menggunakan Putty terlebih dahulu kita mengenal apa itu applikasi Putty dan kegunaannya bagi webmaster, Putty adalah sebuah aplikasi gratis berbasis platform Windows yang bertindak sebagai terminal interface yang bisa menghubungkan anda dengan server yang anda sewa pada webhosting, anda dapat mendownload putty pada link ini https://www.chiark.greenend.org.uk/~sgtatham/putty/latest.html

Setelah anda mendownload putty ke komputer anda, simpan file putty pada C:\WINDOWS, dan jika anda ingin membuat shortcut pada desktop, anda bisa melakukannya dengan cara membuka folder C:\WINDOWS pada Windows Explorer dan klik kanan pada file putty.exe kemudian pilih Send to >> Desktop (create shortcut).

Cara Menggunakan Aplikasi Putty

Berikut ini cara menggunakan aplikasi Putty yang telah anda download ke komputer anda untuk menghubungkan anda dengan server anda sehingga anda bisa melakukan aktifitas instalasi, menambah file, merubah file, setting server, reboot dan restart server dengan menggunakan command line yang akan kita bahwa pada bagian akhir artikel ini.

1. Klik dobel pada putty.exe

2. Masukkan alamat IP dan Port

Cara Menggunakan Putty Pada Windows

  • Hostname: masukkan alamat IP
  • Port: biarkan port default 22
  • Connection type: SSH
  • Klik default setting dan save jika anda ingin setiap kali membuka putty sudah muncul alamat IP dan port anda

3. Klik Open untuk memulai atau membuka sesi SSH melalui aplikasi putty.

4. Pada koneksi pertama kali ke server anda, anda akan mendapatkan warning seperti dibawah, jangan khawatir, klik “Yes” saja.

Klik Yes

5. Masukkan username root dan password dari email yang anda terima dari pihak hosting, password bisa anda copy dan paste, hanya saja cara paste tidak sama dengan cara paste pada komputer pada umumnya, untuk paste anda harus klik kanan pada mouse, password tidak akan tampak (hidden), kemudian klik “Enter”

login as: root
[email protected]'s password:

6. Ganti password anda jika diminta, jika tidak anda bisa menggantinya di lain waktu.

Changing password for root.
(current) UNIX password:
Enter new UNIX password:
Retype new UNIX password:
[email protected]:~#

Selebihnya anda tinggal menulis command line SSH sesuai dengan tujuan anda dan klik “Enter” setiap selesai memasukkan command line.

10 Command Line SSH Yang Sering Dipakai

Ada beberapa command line yang umum dipakai untuk melakukan perintah tertentu pada SSH seperti:

1. Update Repository

Update repository dilakukan untuk memperbarui aplikasi yang terinstall pada server anda jika ada update terbaru, berikut command line untuk mengupdate repository.

Ubuntu/Debian

apt-get update
sudo apt-get update
sudo ditambahkan di awal command line jika anda masuk sebagai user lain yang memiliki privileges root, sudo ini artinya Super User Do yaitu anda bertindak sebagai Super User yaitu root.

Centos

yum update

2. Upgrade Repository

Upgrade repository dilakun untuk mengupgrade semua aplikasi yang diperlukan pada server anda, upgrade berbeda dengan update, biasanya lakukan update terlebih dahulu baru upgrade repository.

Ubuntu/Debian

apt-get upgrade
sudo apt-get upgrade

Centos

yum upgrade

3. Struktur Folder / Directory

Pada server yang sudah terinstall Linux baik itu Centos, Debian, maupun Ubuntu telah tersusun beberapa folder didalamnya seperti folder /tmp untuk menyimpan file temporary (sementara), /etc sebagai folder aplikasi seperti apache, /var sebagai folder untuk menyimpan file website, /home sebagai folder untuk masing-masing user.

Contoh folder user : /home/nama-user seperti /home/mawar dimana mawar adalah nama user.
Contoh folder website: /var/www/html/namadomain.com
Contoh folder tempat virtual host untuk panduanwebmaster.com: /etc/apache2/site-available/panduanwebmaster.com.conf

4. Menuju Folder dan Pindah Dari Satu Folder ke Folder Lain

Untuk menuju ke sebuah folder anda menggunakan command cd

cd

ketika anda mengetik cd diikuti “Enter” anda akan berada pada level tertinggi sebagaimana anda login, jika anda loggin sebagai user maka anda berada pada folder /home/nama-user, ketika anda login sebagai root makan anda berada pada folder /root.

Gunakan cd /nama-folder untuk menuju ke sebuah folder tertentu seperti pada contoh berikut:

cd /var/www/html

Artinya anda akan menuju folder html yang berada di dalam folder www.

Untuk naik ke satu level (ke folder sebelumnya) anda bisa menggunakan

cd ..

Untuk kembali ke folder home gunakan

cd ~

5. Lokasi Folder Saat ini

Mungkin anda bingun sedang berada di folder mana anda saat ini, gunakan command line berikut:

pwd

6. Melihat Isi Direktori

Ketika anda bearada pada sebuah direktori anda ingin melihat file dan folder apa saja pada direktori tersebut, untuk melihat isi direktori anda ketik command line berikut:

ls

Output:

Melihat isi direktori pada linux

7. Membuat Direktori Baru dan Menghapus Direktori

Untuk membuat direktori baru gunakan mkdir diikuti nama direktori seperti contoh berikut:

mkdir mawar
Pada contoh diatas digunakan jika anda berada pada direktori dimana direktori baru akan dibuat, jika anda sedang berada pada direktori lain dan anda ingin membuat direktori baru pada direktori yang liannya maka gunakan commond line berikutnya.
mkdir /path/nama-direktori

Contoh:

mkdir /home/mawar/download

Dimana /home/mawar adalah path ke direktori satu level diatas direktori baru dan download adalah nama direktori baru.

Untuk menghapus direktori gunakan rmdir nama-direktori atau rm -r nama direktori, contoh:

rmdir download
atau
rm -r download

8. Membuat File Baru dan Menghapus File

Cara termudah untuk membuat dan mengedit file adalah dengan bantuan aplikasi nano, pada sebagian  hosting aplikasi nano ini sudah terinstal secara bawaan, namun pada sebagian lainnya belum terinstal, untuk menginstal nano anda bisa mengetik command line berikut:

Ubuntu/Debian

sudo apt-get install nano

Centos

yum install nano

Untuk membuat file baru anda bisa mengetik nano nama-file.ekstensi, contoh

nano test.txt
nano test.php
nano test.html
nano test.conf

 

Editor nano ssh

Diatas merupakan contoh dari editor nano, untuk menyimpan file tekan “Ctrl+x” pada keyboard, kemudian ketik “y” pada kolom pertanyaan Kemudian “Enter”.

Ctrl + x = Keluar, y = yes, n = no

Untuk menghapus file, gunakan rm nama-direktori, contoh:

rm config.php

9. Copy File atau Direktori

Untuk mengcopy file atau direktori anda bisa menggunakan command line cp, berikut beberapa trik copy paste file dan folder:

Copy file dalam satu direktori ke direktori yang sama gunakan cp namafile namafile-baru

cp config.php config1.php

Copy file pada direktori saat ini anda berada ke direktori lain gunakan cp namafile /path/namafile-baru

cp config.php /var/www/html/domain1.com/config1.php

Dimana /var/www/html/domain1.com adalah path direktori tujuan.

Copy file pada direktori lain ke direktori yang lainnya, misal anda berada pada folder home root dan anda akan mengcopy file config.php dari direktori /var/www/html/domain1.com ke /var/www/html/domain2.com

cp /var/www/html/domain1.com/config.php /var/www/html/domain2.com/config.php
Menindahkan file dan folder memiliki cara yang sama hanya saja cp diganti dengan mv.

10. Mengganti Nama File dan Folder

Untuk mengganti nama file atau folder prinsipnya sama dengan memindahkan file dan folder hanya saja diganti dengan nama baru untuk file tujuannya, contoh anda akan mengganti file config-sample.php ke config.php seperti pada saat instalasi wordpress secara manual tanpa bantuan Install WordPress Menggunakan Softaculous anda bisa melakukan dengan cara:

mv config-sample.php config.php

Kesimpulan

Server Linux selain menggunakan console dari hosting juga bisa diakses melalui aplikasi Putty, menurut kami menggunakan aplikasi Putty lebih mudah dibandingkan menggunakan console, untuk mengakses server, anda harus melakukan login menggunakan user root dan password yang anda dapat dari hosting, kemudian anda bisa membuat user baru.

Inilah penjelasan singkat tentang Cara Menggunakan Putty dan 10 Command Line SSH Linux yang sering dipakai untuk mengeksekusi perintah terhadap server Linux dengan bantuan aplikasi Putty, semoga bermanfaat, jangan lupa share dan tinggalkan komentar yang baik pada kolom komentar.